BERITA UTAMA


OPINI
Rudi Andries Selasa, 21 April 2026 21 kali
Dari Cepat ke Tahan Lama: Menyempurnakan Strategi Pangan Nasional
Langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan menunjukkan kebijakan yang tegas dan efektif dalam jangka pendek melalui peningkatan produksi, penguatan stok, dan stabilisasi harga sehingga mampu meredam gejolak dan menjaga pasokan di tengah ketidakpastian global. Namun, ke depan ketahanan pangan perlu dipandang lebih komprehensif sebagai sebuah ekosistem yang tidak hanya berfokus pada ketersediaan, tetapi juga pada penguatan rantai nilai, peningkatan Selengkapnya...
Afif Kurniawan Kamis, 16 April 2026 15 kali
Prabowo Mendekat ke Trump, Menjauh dari Iran: Apa Untungnya Untuk Negara dan Rakyat Indonesia?
Kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Donald Trump serta sikap yang cenderung menjauh dari Iran dinilai sebagai langkah strategis dalam merespons dinamika geopolitik global. Kebijakan ini berpotensi memberikan manfaat bagi Indonesia, terutama dalam memperkuat kerja sama ekonomi, menarik investasi asing, serta meningkatkan akses terhadap teknologi dan sektor pertahanan melalui hubungan dengan Amerika Serikat. Di sisi lain, pendekatan tersebut juga menjadi upaya untuk meminimalkan risiko yang Selengkapnya...
redaksi Sabtu, 11 April 2026 10 kali
Mewujudkan Kesejahteraan Sosial dengan Logika Wong Cilik, Bukan Logika Birokrasi, Politisi, dan Pengusaha
pentingnya pendekatan yang lebih membumi dalam mewujudkan kesejahteraan sosial, yaitu dengan mengutamakan perspektif rakyat kecil dibanding kepentingan birokrasi atau elite. Kebijakan dinilai akan lebih efektif jika berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat, seperti akses pekerjaan, pangan, dan kehidupan yang layak. Selama ini, banyak program dianggap kurang tepat sasaran karena terlalu jauh dari kondisi riil di lapangan. Oleh karena itu, kesejahteraan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jik Selengkapnya...
Rudi Andries Selasa, 17 Maret 2026 88 kali
Bukan Sekadar Danantara: Ini Mesin Uang Baru Indonesia
Di tengah ambisi besar Presiden Prabowo Subianto mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, pemerintah mulai mengarahkan strategi baru dengan menghadirkan Danantara sebagai instrumen investasi negara yang tidak hanya bertumpu pada model konvensional, tetapi juga mengoptimalkan ekonomi karbon dan sekuritisasi sumber daya alam sebagai mesin pertumbuhan baru. Selama ini, kekayaan alam Indonesia cenderung dimonetisasi secara terbatas melalui ekspor komoditas mentah, padahal potensi sesungguhnya Selengkapnya...
Rudi Andries Selasa, 10 Maret 2026 224 kali
Perang Timur Tengah dan Kebangkitan Ekonomi Biochar Dari Perang Minyak Menuju “Perang Karbon”
Konflik yang terus terjadi di kawasan Timur Tengah selama ini sering memicu lonjakan harga minyak, gangguan pasokan energi, serta ketegangan geopolitik global. Negara-negara di sekitar Teluk seperti Iran, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi menjadi pusat perebutan pengaruh dunia karena cadangan minyaknya yang sangat besar. Selama lebih dari satu abad, minyak menjadi fondasi utama kekuatan ekonomi dan militer global, sehingga banyak konflik di kawasan tersebut tidak terlepas dari kepentingan untuk mengu Selengkapnya...
Rudi Andries Sabtu, 07 Maret 2026 159 kali
Membangun National Central Bank for Carbon
Indonesia memiliki potensi besar dalam pasar karbon global berkat kekayaan sumber daya alamnya, seperti hutan tropis, mangrove, dan lahan gambut yang luas. Potensi ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan cadangan karbon alam terbesar di dunia yang dapat diubah menjadi kredit karbon untuk diperdagangkan secara internasional. Menurut perkiraan World Bank, nilai ekonomi pasar karbon global dapat mencapai sekitar US$100 triliun pada tahun 2050, sehingga membuka peluang besar bagi Indonesia Selengkapnya...
Admin DNIKS Kamis, 12 Februari 2026 253 kali
Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII)
Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII) terus memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim di Indonesia. Didirikan pada tahun 2023, ABII hadir sebagai wadah kolaborasi lintas sektor yang menghimpun akademisi, praktisi, pelaku industri, komunitas, serta pemangku kebijakan untuk mempercepat adopsi biochar sebagai solusi rendah karbon. Biochar merupakan material kaya karbon yang dihasilkan melalui proses pirolisis biomassa dengan k Selengkapnya...
Afif Kurniawan Rabu, 11 Februari 2026 278 kali
DNIKS: Tahun Kuda 2026 Momentum Perkuat Pertumbuhan Inklusif dan Stabilitas Sosial
Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) menilai Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus menjaga stabilitas sosial nasional. Ketua DNIKS, Paul Bobby Utomo, menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan harus ditopang oleh fondasi sosial yang kuat, terutama melalui penguatan daya beli masyarakat kelompok bawah yang berperan penting dalam menjaga konsumsi domestik dan Selengkapnya...
Rudi Andries Senin, 02 Februari 2026 442 kali
Dari Rumput Teknologi Global ke Mesin Pemulihan Hijau Pascabencana
Indonesia menghadapi tantangan struktural yang saling bertautan: bencana hidrometeorologi yang kian sering, degradasi lahan, kemiskinan pascabencana, serta ketergantungan pada pola bantuan yang bersifat habis pakai. Dalam konteks inilah, Juncao Technology sebuah inovasi sederhana namun berdampak besar menawarkan jalan keluar yang konkret, cepat, dan berkelanjutan. Juncao bukan sekadar jenis rumput. Ia adalah teknologi pembangunan yang dikembangkan melalui prinsip mengganti ketergantungan pada Selengkapnya...
redaksi Selasa, 20 Januari 2026 35 kali
Korupsi Ditinjau dari Sudut Pandang Agama, Budaya Bangsa, Undang-Undang, Sistem Politik, dan Rekruitmen Kader
Korupsi dipandang sebagai masalah serius yang tidak hanya merugikan negara secara ekonomi, tetapi juga merusak nilai moral, budaya, dan sistem sosial politik. Dari sisi agama, korupsi jelas bertentangan dengan ajaran kejujuran dan keadilan. Sementara itu, dalam budaya bangsa, praktik ini muncul akibat memudarnya nilai-nilai seperti integritas dan rasa malu. Meski aturan hukum sudah cukup kuat, lemahnya penegakan dan pengaruh kepentingan politik membuat korupsi masih sulit diberantas. Di sisi lai Selengkapnya...
redaksi Kamis, 15 Januari 2026 9 kali
Peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad S.A.W.: Pesan Shalat dalam Perspektif Spiritual dan Sosial
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa shalat tidak hanya memiliki makna spiritual sebagai bentuk hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengandung dimensi sosial yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam perspektif ini, shalat dipahami sebagai fondasi pembentukan karakter yang mendorong kedisiplinan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menunjukkan bahwa kesalehan tidak berhenti pada ibadah ritual, melainka Selengkapnya...
redaksi Rabu, 14 Januari 2026 13 kali
Pilkada Langsung vs Pilkada Lewat DPRD, Sistem Apa yang Paling Mendekatkan Kesejahteraan Rakyat?
Perdebatan antara sistem Pilkada langsung dan Pilkada melalui DPRD dalam kaitannya dengan kesejahteraan rakyat. Pilkada langsung dinilai memberikan legitimasi kuat karena kepala daerah dipilih langsung oleh masyarakat sehingga lebih akuntabel terhadap rakyat, sementara Pilkada lewat DPRD dianggap lebih efisien dari sisi anggaran dan dapat menekan biaya politik yang tinggi. Namun, sistem tidak langsung juga dikritik karena berpotensi mengurangi partisipasi publik dan membuat kepala daerah lebih b Selengkapnya...
Admin DNIKS Senin, 12 Januari 2026 420 kali
Antara Persatuan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Opini tersebut menekankan bahwa persatuan Indonesia hanya akan kokoh jika disertai keadilan sosial, bukan sekadar slogan politik. Ketimpangan yang dibiarkan atas nama stabilitas justru melemahkan persatuan dan memicu konflik. Karena itu, negara wajib berpihak pada rakyat kecil sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945, dengan dukungan solidaritas masyarakat agar persatuan benar-benar bermakna dan berkeadilan. Selengkapnya...
Afif Kurniawan Minggu, 11 Januari 2026 9 kali
Tongkat Nabi Musa vs Tongkat Presiden Prabowo untuk Menyelesaikan Problem Rakyat
perbandingan simbolik antara tongkat Nabi Musa dan kepemimpinan Prabowo Subianto untuk menggambarkan peran kekuasaan dalam menyelesaikan persoalan rakyat. Tongkat Nabi Musa dipahami sebagai simbol keadilan dan pembebasan, sementara kekuasaan presiden dilihat sebagai alat strategis yang dapat digunakan untuk mengatasi berbagai tantangan seperti kemiskinan, ketimpangan, dan krisis sosial. Intinya, efektivitas kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kekuasaan itu sendiri, tetapi oleh nilai, keberp Selengkapnya...
Afif Kurniawan Jumat, 09 Januari 2026 28 kali
Tantangan Tahun 2026 untuk Kesejahteraan Sosial
Tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih merata, di tengah berbagai tantangan struktural yang masih kuat. Permasalahan seperti kemiskinan struktural, ketimpangan sosial antarwilayah, serta kerentanan kelompok masyarakat tertentu menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan riil. Selain itu, tekanan ekonomi global, fluktuasi harga pangan dan energi, serta melemahnya daya beli masyarakat turut memper Selengkapnya...
redaksi Selasa, 29 Juli 2025 605 kali
Gus Choi Apresiasi Kolaborasi Bappenas-DNIKS Bentuk Gugus Tugas Kesejahteraan Sosial
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencana Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) sepakat membentuk tim gugus tugas (task force) untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan sosial (kesos) masyarakat. Salah satu, tugas utamanya adalah merumuskan kebijakan dan sejumlah strategi yang tepat sasaran. Selengkapnya...
redaksi Jumat, 25 Juli 2025 364 kali
Bappenas-DNIKS Bentuk Gugus Tugas Kesejahteraan Sosial, Ini Tugasnya
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencana Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) sepakat membentuk Gugus Tugas (tim task force) untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan sosial (Kesos) masyarakat. Selengkapnya...
redaksi Kamis, 17 Juli 2025 383 kali
Mensos Sebut DNIKS Tulang Punggung Ekosistem Kesejahteraan Sosial
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan posisi strategis Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) sebagai mitra pemerintah sekaligus tulang punggung ekosistem kesejahteraan sosial di Indonesia. Hal itu diungkapkan Gus Ipul dalam Peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 DNIKS. Selengkapnya...
Sentot JM Kamis, 17 Juli 2025 368 kali
DNIKS Rayakan HUT ke-58 dan Luncurkan Buku Terbaru
Pada tanggal 17 Juli 2025, Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-58 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Acara peringatan ini berlangsung di Lantai 2 Gedung DNIKS, Jl. Tanah Abang Timur No. 153, Jakarta Pusat. Selengkapnya...
redaksi Kamis, 19 Juni 2025 448 kali
Konferensi Nasional, Pengamat: DNIKS Harus Terlibat Awasi Dana Kesejahteraan Sosial Rp1000 Triliun
Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) perlu terlibat secara aktif untuk mengontrol dan sekaligus mengawal dana APBN 2025 yang terkait dengan sektor kesejahteraan sosial (Kesos). Apalagi anggaran kesos itu sekitar Rp1000 Triliun, sehingga penggunaan dana itu harus dikawal secara ketat. Selengkapnya...

DNIKS

DNIKS - Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosisl dibangun di atas filosofi bahwa kesejahteraan sosial merupakan hak asasi setiap warga negara dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Filosofi ini berakar pada kesadaran bahwa Indonesia didirikan bukan hanya untuk meraih kemerdekaan politik, tetapi juga untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

TUJUAN DAN FUNGSI DNIKS

1. TUJUAN DNIKS

  1. Memberdayakan organisasi anggota dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial dan pembangunan sosial
  2. Mengefektifkan sistem jaringan kerjasama.
  3. Melaksanakan advokasi yang efektif dan implementatif atas penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
  4. Memantapkan forum komunikasi dan konsultasi sosial.
  5. Mengembangkan pusat data dan masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
  6. Sosialisasi upaya penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

2. FUNGSI DNIKS

  1. Memperjuangkan kebijakan tentang kesejahteraan sosial dan pembangunan sosial.
  2. Mengkoordinasikan upaya kesejahteraan sosial dan pembangunan sosial yang dilaksanakan oleh organisasi anggota DNIKS maupun anggota masyarakat lainnya.
  3. Memfasilitasi komunikasi, forum dan jaringan kerja di bidang kesejahteraan sosial dan sosial tingkat nasional dan internasional.
  4. Memberdayakan dan memajukan organisasi serta memfasilitasi bantuan teknis.

GALERI FOTO