(021) 384-4718

Berita DNIKS

Rapat Kerja Nasional DNIKS 2015

Rapat kerja nasional (Rakernas) Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Tahun 2015 akan dilaksanakan di Hotel Grand Ina Muara Kota Padang, Sumatera Barat, Tanggal 18 April 2015. Adapun tema Rakernas "Dengan Semangat Gotong Royong Kita Optimalkan Kinerja Penyelenggara Kesejahteraan Sosial dalam Era Pemerintahan Baru (Pasca MDGs)". Rakernas Ini sangat penting untuk diikuti terutama oleh seluruh anggota DNIKS. Hasil Rakernas diharapkan menjadi bahan masukan dan penyempurnaan peran LKKS dan Orsosnas dalam melaksanakan program kerja penyelenggaraan kesejahteraan sosial dimasa mendatang. Setelah selesai Rakernas, akan dilanjutkan dengan Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial (KNKS) VIII.

Negara Indonesia seperti yang ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 bertujuan: 1) melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; 2) memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, serta 3) ikut melaksanakan ketertiban dunia. Dalam tujuan negara tersebut, tersurat secara tegas bahwa negara Indonesia menganut sistem negara kesejahteraan sosial. Untuk mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat bukan saja sematamata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu melibatkan berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga kesejahteraan sosial/organisasi sosial, dan semua unsur masyarakat lainnya.

Tahun 2015 merupakan waktu yang ditargetkan para pemimpin dunia (sejak tahun 2000) untuk pencapaian tujuan pembangunan milenium atau Millennium Development Goals (MDGs) dalam penanganan kemiskinan menuju peningkatan kesejahteraan sosial. Namun dalam realisasinya, capaian MDGs di Indonesia masih jauh dari harapan. Oleh karena itu pasca MDGs 2015 ini diperlukan pemikiran, kajian, penelitian yang komprehensif dalam merancang dan melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, dengan pijakan dari capain yang telah diraih MDGs dan keberlanjutannya secara bertahap dan berkesinambungan, melalui forum ilmiah.

Hasil-hasil kajian dan pemikiran ini menjadi strategis dalam mendukung pemerintahan baru Bapak Presiden Joko Widodo, yang telah mengeluarkan Nawa Cita sebagai landasan pembangunan. Pembangunan kesejahteraan sosial dalam masa pemerintahan baru tampaknya akan diarahkan pada pembangunan yang berpusat pada manusia, sesuai keberlanjutan MDGs, termasuk didalamnya melalui Revolusi Mental dan Restorasi Sosial sebagai bagian dari Nawa Cita. Pelaksanaan program pembangunan sosial tersebut tentunya akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk didalamnya Dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang memiliki peran penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Organisasi atau lembaga sosial sebagai bagian dari masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial dituntut memiliki visi, misi, dan program termasuk penanganan masalah sosial secara benar. Masyarakat dan relawan sosial dituntut memiliki jiwa kerelawanan sosial, tanpa pamrih sesuai dengan kemampuan dan potensinya dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Semua pihak tersebut diharapkan memiliki satu pemahaman yaitu menyelenggarakan kegiatan kesejahteran sosial tersebut tidak bersifat belas kasihan, charity, atau berbagai bentuk kegiatan yang menciptakan sikap dan mental ketergantungan. Penyelenggaraan kesejahteraan sosial harus diarahkan untuk menciptakan kemandirian dan daya saing sumber daya manusia Indonesia sehingga mampu hidup mandiri dan sejahtera

Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) sebagai Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Tingkat Nasional berdasarkan Keputusan Menteri Sosial No: 72/HUK/2010, serta menindak lanjuti Anggaran Dasar 2013-2017 hasil Munas di Surabaya tahun 2013 dengan bekerja sama dengan LKKS Provinsi Sumatera Barat akan menyelenggarakan Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial (KNKS). Konferensi yang melibatkan birokrasi, akademisi, dan praktisi yang peduli dengan masalah kesejahteraan sosial ini akan memaparkan pengalaman lapangan, hasil kajian, dan juga pengalaman praktek penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang telah dilakukan dan memberikan hasil nyata. Dalam KNKS ke VIII tahun 2015 di Padang, Sumatera Barat fokus bahasan akan mengkaji tentang isu dan permasalahan yang terkait dengan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, terutama terkait dengan capaian tujuan pembangunan milenium (millennium development goals) atau MDGs pada tahun 2015, serta tindak lanjutnya yang perlu diteruskan melalui rencana aksi nyata.

Download Brosur !! Download Formulir Pendaftaran !!